INFO
  •  Selamat Datang di Website Inspektorat Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara 
  •  Telah dibentuk Tim SATGAS SABER PUNGLI PPU 
  •  Telah Ada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) 
  •  telah Ada Whisle Blowing System (WBS) 
  •  Telah dibuka Layanan Penganduan dan layanan Konsultasi Seputar Pengawasan APIP (Kost@n APIP) Mobile 

Bupati PPU Lantik ASN dan PPPK Formasi 2024, Mudyat Noor: Ini Awal Pengabdian Mulia sebagai Abdi Negara

Jumat, 23 Mei 2025

Mudyat Noor dan Wakil Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto beserta seluruh PNS dan PPPK mengabadikan momen bersama. (ist)

KALTIMPOST.ID, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024.

Sebanyak 696 Aparatur Sipil Negara (ASN) terdiri dari 171 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 525 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 resmi dilantik  Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor yang dipusatkan di Dom Anden Oko, Kilometer 9, Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kamis (22/5/2025).

Kegiatan ini juga dirangkai pengambilan sumpah jabatan serta pelantikan dalam jabatan fungsional bagi para pegawai yang baru saja resmi bergabung dalam jajaran birokrasi daerah.

Prosesi ini juga disaksikan langsung oleh Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Haryomo Dwi Putranto.

Bupati PPU, Mudyat Noor, menyampaikan ucapan selamat secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten kepada seluruh CPNS dan PPPK yang telah lulus seleksi serta resmi diangkat.

Ia menekankan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi awal dari sebuah tanggung jawab besar sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

"Menjadi ASN maupun PPPK bukanlah sekadar pekerjaan. Ini adalah amanah. Tugas saudara tidak hanya sebatas memberikan pelayanan, tetapi bagaimana pelayanan itu dilakukan dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi," tegas Mudyat Noor.

Dalam konteks perubahan zaman dan perkembangan wilayah, terutama dengan posisi strategis Penajam Paser Utara sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN), Bupati menegaskan bahwa tantangan birokrasi akan semakin kompleks.

Namun ia juga melihatnya sebagai peluang besar bagi para ASN baru untuk membuktikan kualitas dan kinerja mereka.

"Ini adalah kesempatan bagi saudara-saudara untuk menunjukkan bahwa kita, masyarakat Penajam Paser Utara, memang layak menjadi tetangga langsung IKN. Kita harus mampu menunjukkan bahwa birokrasi kita tidak hanya mampu melayani, tetapi juga adaptif, inovatif, dan kolaboratif," tambahnya.

Mudyat juga mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi dan profesionalisme secara berkelanjutan, serta adaptasi terhadap teknologi dan tantangan global.

Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus maju, Bupati Mudyat Noor yakin bahwa PPU dapat menjadi daerah yang unggul, berkeadilan, sejahtera, serta berdaya saing tinggi, sebagai gerbang utama menuju IKN.

Tak lupa ia menitipkan pesan kepada seluruh kepala perangkat daerah dan atasan langsung agar memberikan pendampingan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi ASN baru.

"Pengabdian itu adalah kehormatan. Maka bekerjalah dengan hati, layani masyarakat dengan niat yang tulus dan berikan yang terbaik untuk daerah ini," imbuhnya. ***

 


Simpan sebagai :

Berita terkait :